Kendal, Bawaslu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan daring bertajuk "Bawaslu Membelajarkan: Penguatan Kapasitas SDM Bawaslu" yang diselenggarakan Bawaslu Republik Indonesia, melalui Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) melalui aplikasi zoom meeting pada hari Kamis hingga Sabtu, 27 s.d. 29 November 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi di bidang Pendidikan dan Pelatihan, serta untuk meningkatkan kualitas penyelenggara Pemilihan. "Bawaslu Membelajarkan", sebuah inisiatif strategis yang fokus pada peningkatan literasi, pengetahuan, dan pemahaman masyarakat mengenai pengawasan Pemilu dan Pilkada.
Selama tiga hari acara berlangsung Bawaslu menyelenggarakan rangkaian pembekalan komprehensif guna menunjang kinerja pengawasan pemilu yang lebih strategis pada sesi pembuka, materi difokuskan pada penguasaan Metodologi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), pemetaan data, serta strategi pencegahan berbasis risiko. Pendalaman materi ini melibatkan perwakilan Bawaslu dari berbagai provinsi, seperti Jambi, Maluku, hingga Papua, yang hadir sebagai narasumber pendamping.
Fokus pembahasan kemudian diperluas mencakup aspek manajemen kelembagaan dan penegakan hukum. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengawasan partisipatif, manajemen perubahan, dan kepemimpinan tim, serta pembekalan teknis terkait analisis hukum tingkat lanjut. Selain itu, diberikan pula pelatihan khusus mengenai teknik investigasi untuk menangani kasus-kasus pelanggaran yang kompleks.
Rangkaian acara ini turut menyoroti isu inklusivitas dan keberlanjutan lingkungan dalam penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut tercermin melalui sesi khusus yang membahas strategi mewujudkan pemilu ramah disabilitas serta penerapan pengawasan berwawasan lingkungan atau Green Election Monitoring.
Bawaslu mendorong pergeseran menuju era digitalisasi dan modernisasi pengawasan melalui penguatan literasi pembelajaran dan adopsi metode hybrid di tengah keterbatasan anggaran. Upaya utama adalah pengembangan Learning Management System (LMS) untuk menyebarkan pengetahuan secara terbuka, terutama melalui konten visualisasi dan micro learning, agar seluruh jajaran, hingga tingkat desa, memiliki bekal pengawasan yang modern dan responsif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar