Minggu, 18 Oktober 2026

Bukan Sekadar Pramuka, 25 Anak Muda Kendal Resmi Dilantik Jadi Garda Depan Pengawasan Pemilu

KENDAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal resmi melantik 25 anggota Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu menjadi Dewan Saka angkatan pertama. Pelantikan tersebut digelar melalui kegiatan perkemahan pada 16 sampai 17 Oktober 2026 di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.


Pelantikan berlangsung khidmat di bumi perkemahan dengan latar tebing dan api unggun, dihadiri langsung oleh jajaran Bawaslu dan pembina pramuka. Sebanyak 25 anggota terlantik tersebut dilantik langsung oleh Pimpinan Saka, Muhammad Habibi.


Dalam sambutannya, Muhammad Habibi menyampaikan bahwa 25 anggota yang terlantik terbagi ke dalam tiga Krida utama yang menjadi pilar pengawasan Bawaslu.


"Dalam pelantikan ini telah terlantik 25 anggota Saka yang terbagi menjadi tiga krida yakni Krida Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran," ujar Habibi.


Ia berharap, pelantikan yang dirangkaikan dengan kemah bakti ini menjadi titik awal gerakan pengawasan Pemilu berbasis komunitas.


"Harapannya dengan dilantiknya anggota Dewan Saka melalui kegiatan kemah yang dilaksanakan pada 16 sampai 17 Oktober ini dapat menjadi titik awal pengawasan Pemilu berbasis komunitas melalui gerakan pramuka yang berfokus pada pemilih pemula," tegasnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka Adhyasta Pemilu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin. Dalam keterangannya di sela api unggun pelantikan, Amin menegaskan peran strategis Saka Adhyasta Pemilu sebagai agen sosialisasi pengawasan partisipatif.


“Hari ini Bawaslu Kabupaten Kendal dalam hal ini Dewan Saka Adhyasta Pemilu yang terdiri dari kawan-kawan yang sudah terpilih, harapannya adalah di dalam proses partisipasi. Karena Saka ini selaku badan yang memang mensosialisasikan program-program dari Bawaslu, tadi saya sampaikan minimal sosialisasi partisipasi pengawasan pemilu dari masyarakat," kata Amin.


“Dewan Saka ini programnya akan kita kembangkan di pangkalan-pangkalan. Anggota di tingkat pangkalan, baik penggalang maupun penegak, tugasnya adalah sosialisasi bagaimana partisipasi aktif dari masyarakat terhadap pemilu."


Amin menambahkan, Saka Adhyasta Pemilu harus menjadi laboratorium pendidikan politik bagi generasi muda.


“Kita jadikan ini satu bentuk pendidikan politik, agar kawan-kawan lebih giat di dalam mensosialisasikan dan melibatkan aksi dari semua anggota di pangkalan-pangkalan. Karena ke depan, pemilu ini kita bisa ikut mengawal demokrasi dengan baik."


“Ada program utama dari Bawaslu yang kita harapkan dapat dijalankan dengan baik, yaitu tiga pilar: pencegahan, pengawasan, dan penindakan. Dengan adanya pelantikan hari ini, kawan-kawan tidak hanya menjalankan program di tingkat pangkalan, tetapi juga bersama-sama mengawal Pemilu yang lebih baik, berintegritas, dan lebih baik ke depannya," pungkasnya.


Sementara itu, Pamong Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Kendal, Ali Mashudi, menaruh harapan besar pada kepengurusan Dewan Saka yang baru.


“Pada kegiatan pelantikan Dewan Saka Adhyasta Pemilu angkatan pertama ini, harapannya dengan adanya pelantikan Dewan Saka ini ke depan Saka Adhyasta Pemilu lebih menambah anggota baru lagi," ujar Ali.


 "Untuk program kegiatan yang sudah terencana dalam kegiatan Musyawarah Saka ini nantinya akan dipegang oleh Dewan Saka, termasuk pengembangan dari krida-krida yang diampu oleh masing-masing anggota Dewan Saka," lanjutnya.


Dengan dilantiknya 25 Dewan Saka ini, Bawaslu Kendal menargetkan penguatan pengawasan partisipatif hingga ke tingkat pangkalan sekolah, terutama untuk meningkatkan literasi kepemiluan di kalangan pemilih pemula.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bukan Sekadar Pramuka, 25 Anak Muda Kendal Resmi Dilantik Jadi Garda Depan Pengawasan Pemilu

KENDAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal resmi melantik 25 anggota Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu menjadi Dewa...